Makna Lagu Go2DaMoon – Playboy Carti. Di tahun 2026, “Go2DaMoon” milik Playboi Carti masih sering muncul di playlist rage, gym session, dan edit video viral sebagai salah satu trek paling ikonik dari album Whole Lotta Red (2020). Lagu ini, yang dibantu oleh Kanye West di produksi, langsung meledak karena beatnya yang sangat berenergi, 808 menggelegar, synth futuristik, dan chorus yang mudah dihafal. Meskipun liriknya terasa sangat minimalis dan repetitif seperti kebanyakan karya Carti era itu, “Go2DaMoon” berhasil menciptakan sensasi euforia yang kuat dan adiktif. Makna lagu ini berlapis: di permukaan adalah perayaan ambisi untuk naik ke puncak ketenaran dan kekayaan, tapi lebih dalam ia bicara tentang pelarian dari realitas, keinginan untuk “terbang tinggi” melalui gaya hidup ekstrem, serta harga yang harus dibayar demi mencapai “bulan” itu. Judul “Go2DaMoon” (dengan angka 2 yang sengaja dibuat edgy) bukan sekadar metafora, melainkan pernyataan bahwa Carti sudah siap meninggalkan dunia biasa dan menuju level yang tak terjangkau, meskipun perjalanan itu penuh risiko dan kontradiksi. BERITA TERKINI
Ambisi Naik ke Puncak dan Euforia Kesuksesan: Makna Lagu Go2DaMoon – Playboy Carti
Makna paling langsung dari “Go2DaMoon” adalah tentang ambisi untuk mencapai puncak. Carti mengulang “go to the moon” seperti mantra motivasi, disertai bar seperti “I’m finna go to the moon” dan referensi ke uang, mobil mewah, serta perhatian yang datang bersama ketenaran. Di sini “moon” melambangkan level tertinggi—kesuksesan, kekayaan, dan status yang membuatnya terpisah dari orang biasa. Pengulangan chorus yang berulang-ulang dirancang untuk menciptakan euforia: setiap kali frasa itu diucapkan, pendengar merasa ikut “terbang” bersama Carti. Ada rasa bangga dan percaya diri yang kuat—ia bukan lagi orang yang dulu, tapi sekarang siap “go to the moon” dan tidak akan turun lagi. Bagi pendengar, bagian ini adalah fantasi escapism: membayangkan diri meninggalkan masalah sehari-hari dan naik ke level di mana segalanya terasa lebih besar, lebih cerah, dan lebih bebas. Produksi Kanye West yang futuristik dan berenergi tinggi memperkuat perasaan itu—beat terasa seperti perjalanan roket, siap meluncur ke angkasa tanpa gravitasi menahan.
Pelarian dari Realitas dan Harga yang Harus Dibayar: Makna Lagu Go2DaMoon – Playboy Carti
Di balik ambisi naik ke puncak, “Go2DaMoon” menyimpan rasa pelarian yang sangat kuat. Carti sering menyiratkan bahwa “moon” bukan hanya tujuan, tapi juga tempat untuk lari dari tekanan dunia nyata—drama, hater, hubungan toksik, atau bahkan identitas lama. Bar seperti “I’m leavin’ this Earth” atau referensi ke narkoba dan pesta nonstop menunjukkan bahwa perjalanan ke bulan ini bukan sekadar kesuksesan, melainkan cara untuk mati rasa dan melupakan segalanya. Ada rasa kelelahan tersembunyi di balik euforia: ia “go to the moon” karena di sini terlalu berat, terlalu rumit, terlalu menyakitkan. Pengulangan yang obsesif pada chorus bisa dibaca sebagai cara Carti meyakinkan diri sendiri bahwa pelarian ini benar—bahwa naik ke atas adalah satu-satunya jalan keluar. Namun, produksi yang berenergi tapi dingin memperkuat kontras: bulan terlihat indah dari jauh, tapi dingin dan sepi di sana. Lagu ini jadi potret artis yang rela meninggalkan segalanya demi ambisi, tapi mulai merasakan harganya: semakin tinggi, semakin jauh dari orang lain, dan semakin sulit kembali.
Pengaruh Budaya dan Resonansi di 2026
“Go2DaMoon” bukan hanya lagu, tapi pernyataan budaya yang terus bergema. Di tahun 2026, tema ambisi naik ke puncak, pelarian dari realitas, dan harga ketenaran masih sangat relevan di musik rage maupun di luar musik—banyak orang muda merasakan tekanan untuk “go to the moon” dalam karir, media sosial, atau hidup mereka sendiri. Lagu ini sering dipakai sebagai soundtrack momen “glow up” ambisius, gym motivation, atau refleksi malam hari ketika seseorang merasa siap meninggalkan segalanya demi mimpi besar. Secara budaya, “Go2DaMoon” memperkuat estetika Carti yang futuristik dan terisolasi: tidak perlu cerita panjang, cukup satu frasa kuat yang diulang hingga jadi identitas. Pengulangan obsesif dan produksi yang berenergi membuat lagu ini mudah diingat dan sulit dilupakan, menjadikannya salah satu anthem paling kuat dari era Whole Lotta Red dan pengaruhnya yang berkelanjutan.
Kesimpulan
“Go2DaMoon” tetap relevan karena maknanya sederhana tapi dalam: ambisi untuk naik ke puncak sebagai pelarian dari realitas yang berat, euforia kesuksesan yang datang dengan harga isolasi, serta perjuangan mempertahankan posisi di atas. Carti menyampaikannya dengan cara paling efektif—pengulangan mantra “go to the moon”, vibe futuristik dan berenergi, serta delivery yang percaya diri tapi menyiratkan kelelahan—sehingga pendengar ikut merasakan sensasi perjalanan itu sendiri. Di tahun 2026, ketika banyak orang masih bergulat dengan keinginan meninggalkan segalanya demi mimpi besar, lagu ini jadi pengingat bahwa naik ke atas sering kali berarti meninggalkan banyak hal di belakang. Bagi sebagian orang, “Go2DaMoon” hanyalah lagu asyik untuk merasa ambisius; bagi yang lain, ia adalah cermin tentang harga yang harus dibayar demi mencapai “bulan” itu. Itulah mengapa lagu ini masih hidup dan terus dirasakan: ia tidak hanya terdengar euforia, tapi juga terasa sangat jujur dalam kegelapan perjalanannya.