Makna Lagu Praise The Lord – A$AP Rocky. Lagu Praise The Lord (Da Shine) dari A$AP Rocky featuring Skepta tetap menjadi salah satu track paling stylish dan introspektif dalam hip-hop hingga tahun 2025. Dirilis pada 2018 sebagai single dari album Testing, lagu ini langsung menjadi hit global berkat beat dreamy yang diproduksi sendiri oleh Rocky dan sample unik dari lagu reggae lama. Judulnya terinspirasi dari frasa Jamaika “praise the lord”, tapi maknanya jauh lebih dalam: refleksi atas kesuksesan, godaan kekayaan, hubungan rumit, dan perjalanan dari bawah ke puncak. Dengan vibe santai tapi lirik tajam, lagu ini merayakan hidup mewah sekaligus mengakui harganya, membuatnya relevan bagi siapa saja yang mengejar mimpi di dunia keras. BERITA BASKET
Perjalanan dari Kemiskinan ke Kemewahan: Makna Lagu Praise The Lord – A$AP Rocky
Perjalanan dari Kemiskinan ke Kemewahan menjadi tema utama yang paling kuat di Praise The Lord. Rocky ceritakan bagaimana dia mulai dari nol di Harlem: “I came, I saw, I came, I saw, I praise the Lord, then break the law” yang menggambarkan ambisi tanpa batas, bahkan jika harus langgar aturan untuk survive. Dia flexing pencapaian seperti mobil mewah, perhiasan, dan gaya hidup tinggi, tapi selalu selipkan rasa syukur atas perjalanan itu. Skepta di verse-nya tambah perspektif London: dari jalanan keras ke panggung dunia, sambil tetap ingat akar. Makna ini adalah selebrasi atas hustle yang membuahkan hasil—dari tidur di lantai keras menjadi tidur di kasur empuk, tapi dengan pengingat bahwa perubahan itu butuh pengorbanan dan keberanian.
Godaan Kekayaan dan Hubungan Rumit: Makna Lagu Praise The Lord – A$AP Rocky
Godaan Kekayaan dan Hubungan Rumit memberikan lapisan lebih gelap pada lagu yang terdengar chill. Rocky bicara tentang wanita yang datang karena uang: “Get it, text a message, I don’t know the number” sambil sindir hubungan transaksional di dunia ketenaran. Dia juga sentuh paranoia dan kesepian: meski dikelilingi kemewahan, tetap ada rasa hampa. Baris seperti “Flexin’ on these niggas, every bone and muscle” bukan sombong semata, tapi pertahanan diri di tengah iri hati dan pengkhianatan. Skepta tambah dimensi dengan lirik tentang tetap low-key meski sukses, hindari drama yang datang dengan shine. Makna ini adalah peringatan bahwa “da shine” atau sorotan kesuksesan bisa membutakan, dan hubungan sering jadi korban—uang tarik orang salah, tapi juga beri kebebasan untuk pilih yang benar.
Pengaruh Budaya dan Vibe Global
Pengaruh Budaya dan Vibe Global membuat lagu ini terasa lintas batas. Sample dari lagu reggae klasik beri nuansa Karibia, campur dengan trap New York dan grime London via Skepta, menciptakan fusion yang smooth tapi powerful. Video klipnya yang colorful, dengan Rocky dan Skepta di berbagai lokasi internasional, visualisasikan tema perjalanan dan koneksi global. Di tahun 2025, lagu ini masih sering diputar di fashion show, party, atau playlist chill, karena vibe-nya timeless. Dampaknya buka pintu kolaborasi lintas scene, tunjukkan bahwa hip-hop bisa elegan dan reflektif tanpa kehilangan edge. Makna ini adalah ode untuk budaya jalanan yang berevolusi jadi global, sambil tetap praise the lord atas berkat yang datang.
Kesimpulan
Praise The Lord (Da Shine) bukan sekadar lagu tentang hidup mewah, tapi refleksi jujur atas perjuangan, godaan, dan syukur di balik kesuksesan. Di tahun 2025, maknanya tetap relevan sebagai pengingat bahwa shine datang dengan bayangan, dan perjalanan sejati adalah dari bawah sambil tetap ingat akar. A$AP Rocky dan Skepta berhasil satukan gaya, introspeksi, dan energi positif dalam beat yang hypnotic, membuat lagu ini klasik abadi. Dari flexing hingga rasa syukur, ia ajarkan untuk praise the lord atas apa yang ada, tapi tetap waspada di tengah godaan. Dengarkan lagi, rasakan flow-nya, dan ingat: perjalanan itu sendiri yang bikin shine terasa berharga. Lagu ini terus menginspirasi untuk hidup dengan gaya dan kesadaran.